Toyota Veloz Punya Fitur Rem Tangan Elektrik, Gimana Kalau Akinya Tekor?

thefilosofi.com – Salah satu fitur anyar yang dihadirkan Toyota pada Veloz generasi terbaru yakni penambahan rem tangan elektrik atau electronic parking brake (EPB). Karena menyandang embel-embel elektrik, artinya fitur ini berkaitan dengan kelistrikan yang erat dengan kinerja aki. Hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan, apakah rem tangan elektrik di Toyota Veloz masih bisa beroperasi jika aki sedang tekor?

Rem tangan elektrik memang lebih praktis dioperasikan karena cukup menggunakan jari dibanding rem tangan manual yang perlu sedikit tenaga menggunakan tangan sepenuhnya. Untuk mengaktifkan rem tangan elektrik, pengemudi cukup mencongkelnya saja dan menurunkan tombolnya jika ingin menonaktifkannya.

Meski lebih praktis, fitur EPB pada Toyota Veloz ini benar-benar bergantung pada aki. Menurut Dealer Technical Support Department Head PT Toyota Astra Motor, Didi Ahadi, bila aki Veloz soak maka fitur rem tangan elektrik tak bisa digunakan. Bahkan bila aki mobil mati dalam kondisi EPB aktif, rem tapi bisa dilepaskan (release). Artinya mobil tak bisa ke mana-mana, karena roda terkunci.

Untuk membuka EPB, aki harus di-jumper dulu supaya rem tangan elektrik ini aktif kembali. Pada Toyota Veloz, tak ada mekanisme manual untuk melepaskan EPB saat aki soak. Sementara untuk mobil mewah seperti Lexus, Didi menyebut ada mekanisme manualnya untuk melepas EPB sehingga tak perlu melakukan jumper aki. “Tambahan, untuk premium car seperti Lexus, ada yang disertakan alat untuk melepas EPB secara manual,” ujarnya seperti dilansir kumparan.

Mengingat beberapa model mobil tak punya mekanisme manual untuk melepas rem tangan elektrik, penting bagi pemilik mobil yang memiliki fitur ini untuk rutin mengecek kondisi aki. “Jadi aki harus dirawat dengan baik, seperti memeriksa level ketinggian air aki bila itu aki basah,” ujar Didi.

Leave a Comment