NFT SMS Pertama Dunia Dilelang Sebesar US$121 Ribu

thefilosofi.com – SMS pertama di dunia, yang bertuliskan ucapan selamat Natal, dilelang oleh Vodafone. Perusahaan itu berkata keuntungan lelang akan disumbangkan ke badan pengungsi PBB.

Operator telekomunikasi asal Inggris itu berkata pesan singkat pertama tersebut dilelang pada hari Selasa (21/12/2021) dalam bentuk NFT. Karya yang berisi bagian sejarah digital itu dibeli seharga 100 ribu euro atau US$121 ribu oleh pembeli anonim.

Sebab alasan legal, pemenang lelang juga akan menerima aset fisik termasuk rangka gambar digital yang dapat dipakai untuk menampilkan NFT SMS tersebut.

Rumah lelang Aguttes di Paris yang mengelola lelang tersebut awalnya memperkirakan keuntungan lelang akan mencapai 100 ribu hingga 200 ribu euro.

SMS pertama di dunia dikirim oleh pembuat program Neil Papworth kepada rekan kerja Richard Jarvis yang menerimanya saat ia sedang menghadiri pesta Natal perusahaan.

Vodafone berkata akan menyumbangkan hasil lelang ke badan pengungsi PBB (UNHCR).

Christian Schaake, Kepala Kemitraan Sektor Swasta UNHCR, berkata teknologi selalu memiliki kekuatan untuk berinovasi dan mengubah dunia.

“Melalui kombinasi terobosan teknologi dan gerakan untuk kebaikan sosial, UNHCR dapat terus membantu pengungsi yang terpaksa meninggalkan rumah dan memberikan mereka kesempatan untuk mengubah kehidupan,” tambah Schaake.

NFT adalah berkas digital yang berisi tanda tangan digital sebagai sertifikat kepemilikan media.

Penciptaan NFT umumnya dilakukan pada jaringan blockchain Ethereum. Blockchain adalah pembukuan digital publik yang berisi transaksi dan diduplikasi serta disebar di seluruh jaringan sistem komputasi.

Daya komputasi tinggi yang dibutuhkan untuk penambangan atau memvalidasi transaksi blok telah menuai kritik dari aktivis lingkungan. Hal ini mengangkat pertanyaan apakah NFT layak diminati.

Kendati demikian, Ethereum telah mengumumkan akan mengganti mekanisme verifikasi menjadi proses yang lebih hemat energi mulai tahun depan.

Selama beberapa bulan terakhir, popularitas NFT kian melambung. Pada bulan Maret lalu, CEO Twitter Jack Dorsey melelangkan cuitan pertama sebagai NFT yang kemudian terjual seharga US$2,9 juta.

Situs jejaring sosial Instagram juga akan menghadirkan NFT. Hal tersebut diutarakan CEO Adam Mosseri setelah induk perusahaan Instagram, Facebook, mengubah nama menjadi Meta.

Pengguna Instagram dapat melakukan penawaran bagi NFT secara langsung pada platform itu [dw.com/ed]

Leave a Comment

Exit mobile version