Mahareza Hutabarat: Tim Cyber Polda Jambi Ngeri dan Bingung Tak Bisa Tangani HP Kami yang Diretas

thefilosofi.com – Mahareza Rizky Hutabarat, adik kandung Brigadir J dalam kesaksiannya menyampaikan fakta terbaru mengenai peretasan handphone satu keluarga korban.

Seperti diketahui, total 12 saksi dari kalangan keluarga dan tim kuasa hukum Yoshua Hutabarat alias Brigadir J kembali dihadirkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Selasa, 1 November 2022.

Di sidang lanjutan kesaksian terhadap terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi itu, Reza mengungkapkan bahwa Polda Jambi sempat ingin bantu tangani peretasan ponsel keluarganya.

Namun, kata dia, tim cyber kiriman Kapolda Jambi yang saat itu dijabat Irjen Pol A Rachmad Wibowo ternyata tak bisa banyak membantu.

Baca Juga: Konser Pesta Rakyat Dewa 19 Ditunda hingga Tahun Depan, Pihak Jakpro Beri Penjelasan

Munculnya fakta ini diawali dengan pertanyaan dari tim pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi ( PC ).

“HP saksi, saksi mengetahui diretas. Apakah saksi tahu atau mengkonfirmasi ke seorang ahli yang mengatakan HP ini diretas, atau memang saksi ahlinya?” tanya pengacara Sambo dan PC .

“Ya saya konfirmasi juga sama tim Cyber Pak Kapolda Jambi waktu itu,” jawab Reza Hutabarat .

“Dari konfirmasi itu, tim cyber Polda Jambi menyampaikan seperti apa?” tanya pengacara Sambo lagi.

“Waktu itu ( tim cyber ) menyampaikan ‘wah bingung juga, kenapa bisa gini ya? Ngeri juga nih,” kata Reza.

Baca Juga: Rapper Takeoff Meninggal Dunia, Simak Perjalanan Kariernya hingga Membentuk Grup Musik Migos

Dalam sesi tanya jawab tersebut, Reza menyampaikan dirinya tak sempat menanyakan nama tim yang didatangkan Kapolda Jambi .

Dia hanya ingat kelompok siber tersebut sempat mendatangi rumahnya setelah keluarga mengadukan peretasan pasca kematian Brigadir J.

“Saya tidak tahu, karena saya tidak menanyakan namanya. Waktu itu mereka datang ke rumah, karena keluarga menceritakan HP diretas, dan pihak dari Polda Jambi membantu untuk menangani,” ucap Reza.

“Ternyata yang datang ke sana pun tidak tahu cara menanganinya gimana. Bingung juga mereka, waktu ngomong sama saya,” kata Reza lagi.

Baca Juga: Ricky Rizal Akui Dirinya Bodoh di Hadapan Ayah Ibu Brigadir J, Kata Dia: Semoga Dapat Dimaafkan

Di sisi lain, kesaksian Reza pada 1 November sempat jadi sorotan lantaran jadi pemicu ricuhnya ruang sidang kasus Brigadir J.

Pasalnya, penonton yang hadir di persidangan riuh menyoraki pengacara Putri Candrawathi, Sarmauli Simangunsong yang dinilai memiliki tendensi penudingan terhadap almarhum dan adiknya.

Sarmauli bertanya perihal video viral sosok diduga Brigadir J di klub malam. Dari rekaman yang belum jelas kebenarannya itu, dia lantas mencecar Reza menanyai sebebas apa pergaulan sang kakak.

Namun situasi ini tak berlangsung lama, sebab hakim ketua segera memotong dan meminta Sarmauli menanyakan soal video pada saksi Daden Miftahul Haq selaku pihak yang punya klaim bersangkutan. ***

Leave a Comment