Teroris Serang Mabes Polri, Diduga Pelaku Masuk Lewat Pintu Belakang
Teroris Serang Mabes Polri, Diduga Pelaku Masuk Lewat Pintu Belakang

Teroris Serang Mabes Polri, Diduga Pelaku Masuk Lewat Pintu Belakang

Thefilosofi.com – Berita mengejutkan kini datang dari Mabes Polri Jakarta, Pasalnya terduga teroris Serang Mabes Polri ia berhasil masuk ke gedung Mabes Polri, diduga melalui pintu belakang gedung.

Terduga teroris yang menyerang Mabes Polri, diduga seorang perempuan apabila dilihat dari pakaian yang dikenakannya.

Terduga teroris tersebut mengenakan pakaian berwarna hitam, dengan berkerudung biru, serta memakai tas selempang warna hitam.

Nampak pada sebuah foto, terduga teroris tersebut, wajahnya ditutupi masker hitam, pada posisi telungkup terlihat perempuan terduga teroris tersebut memeluk amplop yang berwarna kuning.

Terduga teroris ini masuk melalui pintu belakang gedung Mabes Polri. Dia berjalan masuk gedung utama yang terletak di bagian depan gedung Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayotan Baru, Jakarta Selatan.

Pada sebuah rekaman terlihat terduga teroris ini mendekati ruang Kapolri, tepatnya pada pos penjagaan di Mabes Polri.

Dalam seketika perempuan terduga teroris tersebut melakukan ancaman terhadap petugas penjaga dengan menododongkan senjata api.

Namun ancaman itu direspon dengan cepat, cermat oleh petugas yang sedang berjaga pada waktu itu dengan melakukan beberapa kali tembakan dan berhasil dilumpuhkan.

Area yang menjadi insiden tersebut, sangatlah dekat dengan ruang kerja Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Hingga berita ini publish , belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian. Sementara pasca insiden tersebut, Polri telah melakukan evakuasi jenazah terduga teroris tersebut.

kini penjagaan dan pengamanan di area sekitar Mabes Polri pun diperketat.

Berikut vidio detik-detik insiden terduga teroris berhasil dilumpuhkan oleh petugas

Sumber : Berita Satu

Kasus Teroris menyerang aparat kepolisian memang bukan yang pertama kali terjadi, sebelumnya pernah terjadi kasus serupa namun polisi selalu berhasil melumpuhkan teroris tersebut.

Dari kasus kejadian ini, hendaknya menjadi sebuah pelajaran dan kewaspadaan terhadap ancaman yang sewaktu-waktu mengancam kita.

Seluruh lapisan masyarakat, dan aparat hendaknya bahu membahu untuk saling menjaga keamanan, setidaknya lingkungan masing-masing yang harus lebih diutamakan.

Bila ada tamu lebih dari 24 jam maka harus melapor RT atau petugas yang berwenang diwilayah setempat, nampaknya hal tersebut lebih efektif untuk menekan gerak langkah para teroris.

Karena tidak sedikit, dan sudah sering terjadi, kalau teroris kadang-kadang menyelinap ketengah-tengah pemukiman warga.

Hal inilah yang harus di antisipasi oleh kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *